Harapan besar kucurahkan pada pilihan jalan ini. Berawal dari perjuangan yang panjang dengan disertai dari doa orang-orang yang tersayang dan dukungan materiil yang tak pernah kuhitung. Meninggalkan sesuatu yang telah berjalan lama dan mulai kunikmati. Namun, inilah kehidupanku, selalu berubah layaknya air yang selalu mengalir. Air tenang saja bisa menghanyutkan, Mungkinkah air memang tak benar-benar tenang? Iya, seperti itulah kehidupanku.
Setiap bagian mengambil perannya masing-masing sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki. Alangkah indahnya bila suatu bagian per bagian yang awalnya tak berarti, berubah menjadi bangunan yang indah dan kokoh. Batu tak merasa hina hanya karena dirinya berada di bagian dasar bangunan. Semen dan Pasir dalam adonan luluh pun tak merasa sombong, berkat mereka tiap batu bata yang telah tersusun rapi menjadi menyatu dan membentuk tembok yang kokoh. Besi-besi pun tak pernah bicara "Hey, bukan kalian yang membentuk bangunan kokoh ini tapi kami lho!". Oh, persatuan yang saling mendukung dan mengambil peran yang sesuai demi mencapai tujuan yang sama.
Seperti itulah kiranya yang harus ditanamkan dalam setiap insan dalam lingkungan kerjaku saat ini. Biarlah burung berkicau, anjing menggonggong, kambing mengembek, kucing mengeong, cicak berdecak. Sepanjang ular tak disakiti, ia tak akan menggigit dengan gigi dan bisanya. Kucingpun tak akan mencakarmu jika mereka dielus dengan penuh kasih sayang.
Pagi hari Kamis tanggal dua puluh satu bulan Juni tahun dua ribu dua belas
Rabu, 20 Juni 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar